The Only One

Ciao! Lama tak bersua :”) waktunya melanjutkan kembali sesi jawabjawab dari pertanyaan di ig story berbulan yang lalu (sangking lamanya wkwk). Kali ini Aku akan jawab salah satu pertanyaan yang menggelitik yakni “Kak Nau, kapan taunya kalo he is the only one?” jujur, mukaku memerah malu-malu baca pertanyaan ini wkwk.

Dengan pembelaan bahwa rasa suka itu lumrah, kadang rasa ketertarikan kepada lawan jenis langsung diterjemahkan sebagai cinta. Yang mana hal tersebut dapat dipengaruhi oleh berbagai hal, mulai dari fisik, sikap, fikiran, dan berbagai hal yang menurut kita “aku akan baik jika hidup dengan orang baik seperti dia”. Itu adalah hal yang aku fikir benar diawal masa remaja dulu (*italic menandakan “aku” sekarang tak lagi remaja wkwk).

Setelah dinamika dunia merah jambu bergulir ibarat bunga, mulai dari kuncup, mekar hingga membusuk sudah dirasa. Mulai dari diam-diam cari pandang gaya intel, saling tau perasaan masing masing, bahkan sampai memendam perasaan, pasti setiap kita pernah merasakannya kan?

Kadang malu bukan jika mengingat mungkin dulu kita pernah menangis hanya karena memendam rasa atau bahkan merasa cemburu kepada orang yang bukan siapa-siapa. Tak apa, berarti kita punya perasaan yang masih sensitif. Dan malu bukanlah ekspresi yang salah.

Bahkan ada juga disaat kita mengira bahwa orang yang kita rasa sudah memenuhi kriteria yang diinginkan untuk hidup bersama eh ternyataaaa ada saja hal terjadi ibarat merpati tiba-tiba terbang menghilang tinggi, disamber elang yang sudah mengintai, atau yang lebih lagi seperti dicatok ular #sadeeesss.

Well, setiap kita punya latar belakang berbeda tentang mengartikan cinta dan how it will work. Orang yang pernah dikhianati akan merasa setia akan jadi prioritas, yang pernah disakiti akan menjadikan rasa sayang diutamakan atau orang yang dibohongi akan jadikan kejujuran didahulukan. Beruntungnya orang yang pernah merasa disakiti akan lebih peka terhadap suatu hal. Dan percayalah, peka adalah hal yang mahal dalam satu hubungan. Tak mudah untuk mendapatkan dan butuh upgrade skill tiap jangka waktu tertentu untuk bisa naik level *wkwkwk. Positive thinking-nya kita bukan disakiti namun sebenarnya kita sedang diselamatkan dari ketidakcocokan yang kejadiannya dipercepat. Sebab orang yang kita rasa menyakiti tadi tetap berpasangan bukan? (namun dengan orang lain).

Dan harus kita sadari, tak seluruhnya manusia peka dibumi ini. Dan bersyukurlah kita yang pernah merasa disakiti, bahwa ada yang telah menyadarkan kita bahwa “wah, ternyata aku sensitif tentang kesetiaan ya” “wah, aku sensitif ya tentang kejujuran” dan lain lain. Dan berterimakasihlah, ternyata melewati rasa sakit itu kita jadi lebih tau tentang diri kita sendiri, tentang seperti apa diri kita sebenarnya. Sebab kadang untuk menyadari diri sendiri kadang butuh sejenak kesendirian, perenungan dan tekanan hingga menyadari “inilah aku”.

Dan begitu juga ketika memilih pasangan hidup, look to your self first. Mempertanyakan diri sendiri tentang apa yang dimau kadang jadi hal tersulit, pasangan seperti apa yang kamu mau? Kalau ditanya mau, setiap orang pasti ingin yang sempurna. Tapi, sudah dari zaman Adam-Hawa ketika kamu menikahi manusia kamu akan mendapatkan dua hal yang pasti yakni kelebihan dan kekurangan. Namun menemukan orang yang mengakui kelebihan dan kekurangan sekaligus tidaklah mudah, namun bukan berarti tak bisa. Bagaimana caranya? Jika seseorang itu masih membuka diri untuk belajar, artinya you got it!

Belajar bukan hanya tentang pendidikan formal yang ada dikelas. Namun akan ada banyak sekali pelajaran yang kita butuhkan untuk jadi bahan bakar perjalanan menuju muara yang kita inginkan.

Dan ketika memutuskan untuk menikah, bagi seorang wanita, kelak baginya pernikahan akan jadi jalan menuju surga akan terbuka. Niatkan, apa yang dilakukan nanti setelah menikah semua demi ibadah kepada Allah. Bahkan bangun tidur masih belekan tapi udah senyumin suami aja udah dihitung ibadah lo wkwkwk *maaf kalau ada yang sensi๐Ÿ˜†.

Menikah tak akan mudah, namun bukan berarti tak bisa. Sebab itu mintalah kepadaNya untuk bisa disandingkan dengan seseorang yang sama-sama mau belajar, untuk mau menjadi manusia yang baik dihadapan Allah, tempat kembali kita.Dan yang paling utama adalah melibatkanNya disetiap prosesnya. Sebab Allah yang akan membukakan jalan untuk semesta memberikan kodenya jika kamu telah cocok. Ibaratnya sirene, ntar kalo ketemu jodoh bakalan ada rasa suara ngiung ngiung ngiuung gituuu, percaya deh!

Oia, salah satu cara untuk memantapkan kalau he is the only one yakni memantapkan pilihan dengan shokat istikhoroh dan mengucapkan do’anya, (jika dihayati do’anya akan sangat harubiru๐Ÿ˜ญ).

ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุฅูู†ู‘ูู‰ ุฃูŽุณู’ุชูŽุฎููŠุฑููƒูŽ ุจูุนูู„ู’ู…ููƒูŽ ุŒ ูˆูŽุฃูŽุณู’ุชูŽู‚ู’ุฏูุฑููƒูŽ ุจูู‚ูุฏู’ุฑูŽุชููƒูŽ ุŒ ูˆูŽุฃูŽุณู’ุฃูŽู„ููƒูŽ ู…ูู†ู’ ููŽุถู’ู„ููƒูŽ ุŒ ููŽุฅูู†ู‘ูŽูƒูŽ ุชูŽู‚ู’ุฏูุฑู ูˆูŽู„ุงูŽ ุฃูŽู‚ู’ุฏูุฑู ุŒ ูˆูŽุชูŽุนู’ู„ูŽู…ู ูˆูŽู„ุงูŽ ุฃูŽุนู’ู„ูŽู…ู ุŒ ูˆูŽุฃูŽู†ู’ุชูŽ ุนูŽู„ุงู‘ูŽู…ู ุงู„ู’ุบููŠููˆุจู ุŒ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ููŽุฅูู†ู’ ูƒูู†ู’ุชูŽ ุชูŽุนู’ู„ูŽู…ู ู‡ูŽุฐูŽุง ุงู„ุฃูŽู…ู’ุฑูŽ โ€“ ุซูู…ู‘ูŽ ุชูุณูŽู…ู‘ููŠู‡ู ุจูุนูŽูŠู’ู†ูู‡ู โ€“ ุฎูŽูŠู’ุฑู‹ุง ู„ูู‰ ููู‰ ุนูŽุงุฌูู„ู ุฃูŽู…ู’ุฑูู‰ ูˆูŽุขุฌูู„ูู‡ู โ€“ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฃูŽูˆู’ ููู‰ ุฏููŠู†ูู‰ ูˆูŽู…ูŽุนูŽุงุดูู‰ ูˆูŽุนูŽุงู‚ูุจูŽุฉู ุฃูŽู…ู’ุฑูู‰ โ€“ ููŽุงู‚ู’ุฏูุฑู’ู‡ู ู„ูู‰ ุŒ ูˆูŽูŠูŽุณู‘ูุฑู’ู‡ู ู„ูู‰ ุŒ ุซูู…ู‘ูŽ ุจูŽุงุฑููƒู’ ู„ูู‰ ูููŠู‡ู ุŒ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ูˆูŽุฅูู†ู’ ูƒูู†ู’ุชูŽ ุชูŽุนู’ู„ูŽู…ู ุฃูŽู†ู‘ูŽู‡ู ุดูŽุฑู‘ูŒ ู„ูู‰ ููู‰ ุฏููŠู†ูู‰ ูˆูŽู…ูŽุนูŽุงุดูู‰ ูˆูŽุนูŽุงู‚ูุจูŽุฉู ุฃูŽู…ู’ุฑูู‰ โ€“ ุฃูŽูˆู’ ู‚ูŽุงู„ูŽ ููู‰ ุนูŽุงุฌูู„ู ุฃูŽู…ู’ุฑูู‰ ูˆูŽุขุฌูู„ูู‡ู โ€“ ููŽุงุตู’ุฑููู’ู†ูู‰ ุนูŽู†ู’ู‡ู ุŒ ูˆูŽุงู‚ู’ุฏูุฑู’ ู„ูู‰ูŽ ุงู„ู’ุฎูŽูŠู’ุฑูŽ ุญูŽูŠู’ุซู ูƒูŽุงู†ูŽ ุŒ ุซูู…ู‘ูŽ ุฑูŽุถู‘ูู†ูู‰ ุจูู‡ู

Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku beristikhoroh pada-Mu dengan ilmu-Mu, aku memohon kepada-Mu kekuatan dengan kekuatan-Mu, aku meminta kepada-Mu dengan kemuliaan-Mu. Sesungguhnya Engkau yang menakdirkan dan aku tidaklah mampu melakukannya. Engkau yang Maha Tahu, sedangkan aku tidak. Engkaulah yang mengetahui perkara yang ghoib. Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa perkara ini (sebut urusan tersebut) baik bagiku dalam urusanku di dunia dan di akhirat, (atau baik bagi agama, penghidupan, dan akhir urusanku), maka takdirkanlah hal tersebut untukku, mudahkanlah untukku dan berkahilah ia untukku. Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa perkara tersebut jelek bagi agama, penghidupan, dan akhir urusanku (baik bagiku dalam urusanku di dunia dan akhirat), maka palingkanlah ia dariku, takdirkanlah yang terbaik bagiku di mana pun itu sehingga aku pun ridho dengannya.

Selengkapnya : https://rumaysho.com/881-panduan-shalat-istikhoroh.html

Semoga bisa bermanfaat~

“to know the only one, ask to the One”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *