Secret

Secret atau rahasia berhubungan dengan suatu kejadian yang ingin ditutupi. Jika suatu rahasia terbongkar, maka hal buruk ditakutkan akan terjadi. Namun kali ini ada hal yang berbeda, rahasia yang satu ini jika dibongkar malah akan menimbulkan suatu kebaikan. So, let me whisper a secret to you. But this one, I let you to tell anyone hihi.

Dizaman Rasulullah dulu, terdapat seorang sahabat yang tak terkenal dibumi namun dikenal sepenjuru langit. Beliau adalah Sya’ban RA. Beliau tidak terkenal dibanding Abu Bakar, Ali, Umar ataupun sahabat lainnya. Namun kenapa namanya dapat sampai ke penduduk langit?

Diriwayatkan, Sya’ban merupakan salah seorang jama’ah disetiap sholat Subuh yang Rasulullah imami. Bahkan terdapat suatu posisi yang selalu Sya’ban tempati. Namun, suatu subuh Rasulullah tak melihat Sya’ban menempati posisinya. Rasulullah pun bertanya-tanya kepada sahabat yang hadir, tapi tak ada satu orang pun yang tahu mengapa Sya’ban tak hadir, dimana rumahnya ataupun saudaranya. Setelah sholat, Rasulullah pun mengutus beberapa sahabat untuk mencarinya.

Singkat cerita, sahabat pun menemukan sebuah rumah yang jaraknya sangat jauh dari pusat kota. Ternyata, tak ada Sya’ban dirumah tersebut. Kemudian istrinya pun menjelaskan bahwa Sya’ban telah kembali ke Rahmatullah, Innalillah. Namun, sebelum meninggal Sya’ban mengatakan tiga hal kepada istrinya yakni “Oh andaikan semuanya! Oh andaikan yang baru! Oh andaikan lebih jauh”. Kemudian sang istri pun menceritakan pengalaman Sya’ban yang berkaitan dengan tiga hal tersebut kepada para sahabat.

Sya’ban setiap harinya menempuh jarak yang amat jauh dari rumahnya hingga ke mesjid hanya untuk dapat sholat berjamaah dengan Rasulullah. Sangking jauhnya, Sya’ban pun membawa bekal sepotong roti untuk perjalanannya. Suatu hari di perjalanannya menuju masjid, Sya’ban pernah berpapasan dengan seseorang yang tengah kelaparan. Sebab iba, Sya’ban pun membagi roti yang beliau bawa. Dan dengan izin Allah ketika sakaratul maut, beliau dapat melihat balasan terhadap kebaikan yang telah diperbuatnya. Sehingga beliau berkata “Oh andaikan semuanya!”. Beliau berandai-andai dapat memberikan semua roti tersebut kepada orang yang ditemuinya tersebut.

Kebiasaan Sya’ban yang lainnya ketika didalam perjalanan yakni beliau membawa sehelai baju tambahan yang khusus untuk dipakai saat sholat berjamaah. Baju itu baik dan masih rapi seperti baru. Pada suatu hari diperjalanan subuhnya, beliau menemukan seseorang yang sedang kedinginan. Kemudian beliau memberikan bajunya yang lama dan memakai baju yang sehelai lagi yang biasa digunakan untuk sholat berjamaah. Dan dengan izin Allah ketika sakaratul maut, beliau dapat melihat balasan terhadap kebaikan yang telah diperbuatnya. Sehingga beliau berkata “Oh andaikan yang baru!”. Beliau berandai-andai dapat memberikan baju yang baru untuk orang yang ditemuinya itu.

Dan yang terakhir, Allah memperlihatkan amalan dari sholat berjamaah yang telah dilakukannya hingga beliau pun berkata “Oh andaikan lebih jauh!”. Apabila jarak rumah dan mesjidnya lebih jauh, tentu amalan yang akan diterimanya akan lebih banyak.

=====

Dan, begitulah amalan secret dari Sya’ban RA. Walaupun terlihat kecil, namun mendapatkan balasan pahala yang tak ternilai dari Allah SWT.

Sudahkah kita memiliki secret versi kita sendiri? 🙂

 

Lakukanlah amal sesuai kesanggupan. Sesungguhnya Allah tidak akan bosan sehingga engkau menjadi bosan. Dan sesungguhnya amal yang paling Allah sukai ialah yang terus-menerus dikerjakan walaupun sedikit – HR Abu Dawud

5 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *