Belajar Menulis di Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)

Untuk melanjutkan janji saya ditulisan sebelumnya, maka inilah pelunasannya 😀 Ya, saya akan berbagi informasi mengenai salah satu event besar mahasiswa Indonesia yakni Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang nantinya akan bermuara di Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS). Nah, apa hubungannya antara PKM dan PIMNAS? Yuk check it out!

Apa itu PKM?

Program Kreativitas Mahasiswa atau biasa disebut PKM merupakan program dari Direktorat Riset Dan Pengabdian Masyarakat Direktorat Jenderal Penguatan Riset Dan Pengembangan yakni salah satu bagian dari Kementerian Riset, Teknologi Dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti). PKM dilandasi oleh kesadaran penuh atas adanya kesenjangan antara teori yang diperoleh mahasiswa dengan realita kebutuhan masyarakat dan munculnya tuntutan masyarakat atas mutu lulusan Perguruan Tinggi yang mandiri dan siap mengantisipasi arah pengembangan bangsa. Jadi, PKM merupakan sarana untuk memantapkan teori dibangku kuliah dengan mengaplikasikannya.

Apa saja bidang yang masuk dalam PKM?

Nah, PKM terdiri dari dua kelompok besar yakni PKM Karya Tulis (PKM-KT) dan PKM Non Karya Tulis (PKM Non-KT).

  1. PKM Karya Tulis (PKM-KT) terdiri dari 2 kategori yakni:
  • PKM-Artikel Ilmiah (PKM-AI)
  • PKM-Gagasan Tertulis (PKM-GT)
  1. PKM Non-KT terdiri dari 5 kategori yakni:
  • PKM-Penelitian (PKM-P)
  • PKM-Kewirausahaan (PKM-K)
  • PKM-Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M)
  • PKM-Penerapan Teknologi (PKM-T)
  • PKM-Karsa Cipta (PKM-KC).

Apa bedanya PKM Non Karya Tulis (PKM Non-KT) dan PKM Karya Tulis (PKM-KT)?

Ada beberapa hal membedakan antara PKM Non Karya Tulis (PKM Non-KT) dan PKM Karya Tulis (PKM-KT) yakni:

PKM Non Karya Tulis (PKM Non-KT)

PKM Karya Tulis (PKM-KT)

Pengajuan melalui proposal pendanaan Pengajuan tanpa proposal pendanaan, namun melalui karya tulis sesuai ketentuan
Ada kegiatan yang dilaksanakan sesuai proposal Tidak ada kegiatan yang dilaksanakan, namun berupa tulisan
Diberikan dana untuk melaksanakan program sesuai proposal Diberikan dana berupa insentif
Kegiatan bermuara pada PIMNAS dan

e-proceeding

e-journal dan publikasi di jurnal ilmiah terakreditasi

Apa perbedaan antar kategori PKM?

Perbedaan tersebut dapat dilihat dibuku panduan PKM yang diperbarui setiap tahunnya. Di panduan ini tercantum perbedaan serta kualifikasi yang harus dipenuhi, panduan tersebut dapat dicek di simlitabmas.dikti.go.id

Bagaimana step by step PKM?

Untuk PKM Non Karya Tulis (PKM Non-KT) ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yakni:

  1. Buatlah kelompok PKM yang maksimal terdiri dari lima orang perkelompok yang terdiri dari lintas angkatan, jadi perkelompok diharapkan ada kader dari angkatan selanjutnya.
  2. Tahap kedua dari pengajuan ini adalah membuat account bagi ketua kelompok di simlitabmas.dikti.go.id yang bisa dilakukan di kesekretariatan Wakil Rektor III disetiap kampus.
  3. Tahapan ketiga dari PKM adalah pengajuan Proposal PKM (biasanya di semester ganjil). Proposal PKM berisi latar belakang, tujuan, luaran, kegiatan, cara kerja, dan berbagai hal yang berkaitan dengan bidang kita. Untuk format penulisan tiap kategori berbeda jadi harus baca baik-baik buku panduannya. Ingat ya, buku panduan ini diperbarui tiap tahunnya. Yang jadi perhatian khusus adalah penulisan ini harus sesuai format yang tertera pada buku pedoman. Proposal ini juga harus diunggah sesuai dengan deadline melalui account ketua kelompok.
  4. Tahapan selanjutnya menunggu pengumuman proposal yang didanai oleh Kemenristek Dikti. Nah, dari keseluruhan proposal yang diajukan pada semester ganjil (biasanya sekitar bulan September) aka nada penyaringan oleh Kemenristek Dikti yang akan diumumkan pada semester genap (biasanya sekitar januari-februari).
  5. Selanjutnya melaksanakan program kegiatan sesuai proposal. Setelah diumumkan bahwa proposal didanai maka segeralah melaksanakan program yang diajukan. Selain itu akan ada laporan harian, laporan kemajuan dan laporan akhir yang harus diunggah melalui akun ketua kelompok. Selain itu akan ada ada berbagai pelatihan dan evaluasi yang dilakukan, namun intensitasnya tergantung kebijakan fakultas atau universitas masing-masing. Biasanya akan ada pelatihan bagi penerima PKM untuk dapat tembus ke PIMNAS, mulai fakultas maupun universitas. Selain itu akan ada Monitoring dan Evaluasi (Monev), baik internal (fakultas dan universitas) dan juga eksternal (Kemenristek Dikti). Namun hal yang paling penting adalah Monev Eksternal yang dilakukan oleh Kemenristek Dikti, karena pada tahapan inilahb yang menentukan kamu akan dapat masuk ke tahapan selanjutnya atau tidak yakni, PIMNAS.
  6. Selamat, kamu berhak dapat tiket ke PIMNAS! Kalau mendapatkan undangan sampai ke PIMNAS, berarti kamu sudah berada dipuncak kegiatan PKM. Apakah ini sudah selesai? Belum, disini kalian harus kembali mempresentasikan hasil dari program yang diajukan sesuai dengan proposal dan juga lomba poster terbaik. Hasil akhirnya apa? Dapatkan medali kehormatan atas kerja keras kelompokmu dalam kurun kurang lebih setahun!
kelompok
PKM dilakukan berkelompok

Untuk PKM Non Karya Tulis (PKM Non-KT) ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yakni:

  1. Buatlah kelompok PKM yang maksimal terdiri dari lima orang perkelompok yang terdiri dari lintas angkatan, jadi perkelompok diharapkan ada kader dari angkatan selanjutnya.
  2. Tahap kedua dari pengajuan ini adalah membuat account bagi ketua kelompok di simlitabmas.dikti.go.id yang bisa dilakukan di kesekretariatan Wakil Rektor III disetiap kampus.
  3. Tahapan kedua dari PKM adalah pengajuan Proposal bagi PKM-GT dan karya tulis bagi PKM-AI dan jangan lupa sesuai format. Perbedaannya dari PKM Non-KT, PKM ini khusus dikumpul pada semester genap (beberapa bulan sebelum PIMNAS) dan nantinya bagi karya yang menarik akan mendapat insentif dan jika sangat menarik akan diundang presentasi ke PIMNAS. PKM ini tidak memakan kerja keras dan waktu yang lama dibanding PKM Non-KT tapi cukup mumet juga buat mikirin idenya 😀

Dari tadi ngomongin PIMNAS, opo iku toh (apa sih itu)?

PIMNAS singkatan dari Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional yang merupakan puncak dari kegiatan PKM yang mana hasil PKM terbaik dapat mempresentasikan kembali kegiatan yang telah dilakukannya dan akan ada penentuan juara umum, juara masing-masing kelas PKM dan juara poster. Dan bagi pemenangnya akan dapat medali! *langsung lagu we are the champions dari Queen | We are the champions my friend, And we’ll keep on fighting, Till the end lalala 😀

Dilain sisi, mungkin ada yang bingung apa program yang harus diangkatkan? Nah, program ini dapat diambil dari berbagai masalah sosial di kehidupan sehari-hari atau untuk kegiatan ilmiah dapat mengajak diskusi dosen yang relevan dengan program yang diminati. oh ya, berhubung saya sedang ada kegiatan PKM-P kalau ada yang mau diskusi ayuuk. Sekian dulu kali ini, semoga bermanfaat 🙂

PKM dapat menjadi sarana untuk memantapkan teori dibangku kuliah dengan mengaplikasikannya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *