Perjalanan

Kegiatan Selama di Kulliyyah of Pharmacy IIUM (International Islamic University Malaysia)

Nah, bagaimana kelanjutan kegiatan kami sesampainya di Kuantan, yakni kampus Kulliyyah of Pharmacy IIUM? Ayoo lihat disini 😀

Selama disana tinggal dimana?

20151104_190303
Pemandangan Mahallah pada malam hari
20151104_180738
Pemandangan Mahallah pada siang hari

Selama di IIUM kami tinggal di Mahallah (asrama) yang berada satu kompleks dengan kampus. Asrama dilengkapi dengan tempat tidur, meja belajar, rak buku dan lemari. Kami tinggal di asrama yang seharusnya ditempati oleh postgraduate sehinggal kami 1 kamar sendiri. Sedangkan untuk yang undergraduate ditempatkan di sharing room, dimana satu kamar berempat orang. Dan kamar mandinya diluar kamar.

20151113_114619
Cafe kampus
20151112_152753
Ice Tea

Tempat yang tak mungkin bisa dilupa kalau di Mahallah adalah cafe. Di cafe ada Bang Maman dari Tasikmalaya yang baik dan murah senyum dan Pak Cik yang selalu masak enak hehe. Dan yang membuat kangen café adalah Ice Tea (Baca:ais ti), awalnya saya kira ini adalah es teh yang biasa ada di Indonesia. Ternyata ini adalah teh tarik atau teh susu, sedangkan teh es disini biasa disebut “Teh O”. Nak Teh O panas atau sejuk keh? (Mau teh panas atau dinginkah?). Dan jangan lupa ucapkan Terimakasih Mak Cik atau pakcik sesudah membeli. Eiitsss, tapi tak semua bisa dipanggil Mak Cik atau Pak Cik yaa. Pangilan ini untuk panggilan orang yang sudah berumur, kalau di Indonesia kayak Pak de atau Bu De gitu. Sedangkan kalau untuk panggil orang yang lebih tua tapi belum berumur bisa panggil brother atau sister.

Kuliah disana bagaimana?

20151029_110148
Gedung Kulliyyah of Pharmacy, disini terdapat kantor, laboratorium dan ruang kuliah

Ketika masuk kelas teman-teman disini bertanya, umurnya berapa? Lho, kok umur yang ditanya duluan ya? Nah ternyata walaupun sama-sama final year, disini rata-rata umurnya 23 tahun sedangkan di Indonesia umumnya 21 tahun. Lho kok bisa? Kalau di Indonesia Pendidikan dimulai dari Taman Kanak-Kanak (TK) selama 1-2 tahun, Sekolah Dasar (SD) selama 6 tahun, Sekolah Menengah Pertama (SMP) selama 3 tahun, Sekolah Mengenah Atas (SMA)   selama 3 Tahun dan setelah lulus ujian masuk perguruan tinggi dapat langsung kuliah.

Di Malaysia setelah tamat Tadika (TK), maka akan masuk ke Sekolah Dasar Selama 6 tahun, kemudia dilanjutkan dengan Sekolah Menengah selama 6 tahun juga (SMP dan SMA digabung). Sebelum masuk ke perguruan tinggi mereka akan mengadakan matrikulasi selama 1-2 tahun, setelah selesai barulah mereka disebut Student University/mahasiswa. Alhasil, umur mahasiswa Indonesia dan Malaysia akan mengalami perbedaan. Untuk tahun pertama kuliah di Indonesia Mahasiswa umumnya akan berumur 18 tahun namun di Malaysia akan berumur 20 tahun. Jika lamanya kuliah adalah 4 tahun, maka mahasiswa Indonesia akan lulus pada umur 22 tahun dan Malaysia adalah 24 tahun. Namun di IIUM beberapa mahasiswa pada tahun pertama dapat berumur 21 atau 22 tahun karena beberapa mahasiswa adalah Hafiz Qur’an. Mereka setelah tamat Sekolah menengah akan melanjutkan kegiatan menghafal Al-qur’an di Darul Qur’an yang diselenggarakan oleh Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JKIM) selama 1-2 tahun sebelum melaksanakan matrikulasi.

Di Kulliyyah of Pharmacy sistem perkuliahnnya adalah Sistem Kredit Semester (SKS). Program ini dilaksanan Selama 4 tahun dengan total 155 SKS. Kemudian selama 1 tahun akan melaksanakan program Provisional Registered Pharmacists (PRPs) dan digaji oleh pemerintah. Kuliah dilaksanakan dimulai dari jam 8 pagi hingga pukul 5 sore. Sistem kuliah disini berbasis jadwal mingguan yang mana setiap minggu jadwal diperbarui dan akan dicantumkan pembahasan yang akan dilakukan.

Sistem kuliah menggunakan kelas besar, dimana setiap angkatan (Year 1,2 3 and 4) memiliki ruang kelas besar/hall masing-masingnya. Ruangan dilengkapi dengan seperangkat Komputer, Layar Proyektor, Lemari, Air Conditioner dan pengeras suara. Dan mereka memang di patok untuk masuk bersama dan tamat bersama, kecuali yang cuti. Jadi, convocation/wisuda disini cuma satu kali dalam setahun.

IMG_2519
Suasana diruang kelas

Sistem praktikumnya bagaimana?

Sudah kodrat dari sononya, kalau anak farmasi ga bisa jauh dari praktikum. Dan sudah kodratnya juga kalau anak farmasi paginya kuliah, sorenya praktikum, malamnya buat tugas atau laporan atau paginya praktikum, sorenya kuliah dan malamnya sama aja, hahaha. Disini, praktikum didampingi oleh dosen dan analis laboratorium. Mahasiswa dibekali dengan manual dan harus memilih formulasi yang benar diantara pilihan formulasi yang ada. Sekaligus mengisi borang serta pengamatan berkala atas formula yang dibuat. Mulai dari formulasi, pembuatan sediaan dan sampai evaluasinya.

Kelebihan dari sistem praktikum disini adalah mahasiswa tak hanya mencobakan pembuatan sediaan namun juga dituntut untuk dapat menentukan formulasi yang ada dimanual. jadi kita memilih pilihan formulasi yang tepat berdasarkan teori yang dipelajari dikelas. Dan dari  segi peralatan kita memang sedikit ketinggalan.

20151022_163147
Suasana praktikum

20151022_163203

Apa bedanya jadi anak farmasi di Malaysia dibanding Indonesia?

Kunjungan ke Rumah Sakit

Perbedaan dari sistem pembelajaran di Kulliyyah of pharmacy IIUM dengan farmasi Universitas Andalas adalah kunjungan ke rumah sakit. Untuk kali pertamanya selama menjadi mahasiswa saya dapat mengunjungi pasien, dimana kunjungan dilaksanakan ke Hospital Tengku Ampuan Afzan, Kuantan.

20151103_121221
Sesi diskusi dengan dosen
20151103_161942
Salah satu buku pegangan

Disini mahasiswa mengunjungi dan berkomunikasi dengan pasien. Kegiatan ini dimulai jam 8 pagi dengan briefing dengan supervisor (farmasis Rumah Sakit) dan setiap kelompok diberi satu nama dan alamat ranjang pasien. Setelah mencari tempat rawat inap pasien, kemudian mahasiswa harus dapat membaca medical record dan menganalisa obat-obatan yang diberi serta mengkritisi setiap tindakan yang dilakuk an oleh dokter. Mulai dari mengamati data hasil darah pasien, kondisi tekanan darah, membaca resep dan data kemajuan pasien harian. Selain itu mahasiswa juga berkomunikasi dengan pasien mulai dari menanyakan data diri pasien, bagaimana latar belakang pekerjaan dan aktivitas sehari-hari, riwayat penyakit dan keluarga serta bagaimana pengobatan yang telah diterima.

Setelah hal itu dilakukan pada pagi hari, maka pada siang hari mahasiswa akan berdiskusi dengan dosen. Diskusi ini dilakukan di pustaka Rumah Sakit. Disini mahasiswa akan ditanyai berbagai pertanyaan mulai dari data diri pasien, riwayat penyakit, pengobatan, perkembangan kesehatan pasien perhari hingga analisa pemilihan serta dosis obat. Jika ada hal yang mengganjal maka mahasiswa akan diberi tugas atau mengambil lagi data ke pasien setelah diskusi selesai.

Dua hari kemudian mahasiswa akan mempresentasikan hasil pengamatan dan diskusinya tersebut didepan farmasis yang bertugas di Rumah Sakit. Disinilah mahasiswa akan belajar bagaimana langkah pengobatan dan juga bagaimana farmasis akan bekerja. Disinilah kami merasakan bagaimana sebenarnya farmasis bekerja serta bagaimana tanggung jawab seorang farmasis terhadap pasien.

 

Kunjungan Industri ke IIUM Kulliyyah of Pharmacy Sendirian Berhad (IKOP Sdn. Bhd.)

Kelebihan dari Kulliyyah of Pharmacy IIUM dibanding degan fakultas farmasi di universitas lain di Malaysia yakni adanya IKOP Sdn. Bhd yang merupakan Industri Farmasi skala kecil/pilot. Mahasiswa farmasi disini tidak perlu lagi kunjungan industri diluar IKOP karena GMP dan produk telah terstandarisasi dan emmiliki izin. Kelebihan dari industry ini adalah adanya serifikat halal dari Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JKIM) mulai dari bahan baku, proses serta hasil akhir. IKOP memproduksi sediaan cair, semisolid dan padat.

20151030_105807
Penjelasan dari Br. Mohamad Shahreen mengenai peralatan

 

20151030_110444
Pakaian ketika bekerja di pabrik

 

Workshop

Workshop cara penggunaan pen-insulin
Workshop cara penggunaan pen-insulin

Selama berkala mahasiswa akan mendapatkan workshop. Selama disini kami mendapatkan workshop Hospital Pharmacy Practice (HPP). Mahasiswa dibagi menjadi beberapa kelompok yang mana satu kelompok terdiri dari 8 orang yang dipimpin oleh seorang dosen. Dalam workshop HPP terdiri lima post yang mana setiap post tersebut dipimpin oleh seorang dosen. Mahasiswa akan rolling untuk setiap 40 menit sekali. Post tersebut terdiri dari Praktek penggunaan alat respiratory flow, Insulin pen, Glucotest, Inhalation Devices (MDI, Turbuheler, Handyheler, Diskheler dan DPI) dan tensi meter serta nebulizer.

 

Kehidupan Mahasiswa dan Organisasi

Setiap mahasiswa diwajibkan untuk tinggal di mahallah/hostel/asrama yang berada dalam kompleks kampus dengan biaya hostel yang jauh lebih murah dibanding rumah sewa. Mahallah dilengkapi dengan kipas angina, westafel dan kamar mandi serta cleaning service harian serta wifi unlimited Selain itu universitas juga memberikan bus kampus yang full Air Conditioner.

Mahallah terdiri tiga blok yakni blok Mahallah khalid Al walid untuk laki-laki serta Ummu Khalthum dan Fatimah Azzahra untuk wanita. Setiap mahallah memiliki cafe untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa. Mahallah memiliki organisasi pengurus baik dari dosen maupun mahasiswa.

Untuk organisasi mahasiswa farmasi dinamai IIUM Student Pharmacy Society. Ketua lembaga disebut dengan president Mahasiswa yang saat ini dipimpin oleh Br. Nazrin. Event mahasiswa selama kami disini adalah IIUM Festival yakni adanya pameran dan penjualan berbagai makanan khas Malaysia. Serta Pharmacy Exhibiton 2015 yang menyelenggarakan debat mahasiswa farmasi nasional yang diikuti sebanyak 80 mahasiswa daari 10 universitas di Malaysia.

 

Parenting Class

Ternyata kampus bukan hanya untuk jadi tempat persiapan kuliah tapi juga untuk persiapan masa depan, nikah. Ya, IIUM mengadakan parenting class hal ini untuk persipan mahasiswa dan juga karena mahasiswa yang menikah selama masih kuliah juga cukup banyak. Unfortunately, sewaktu session class saya akan masuk ternyata dosen berhalangan hadir (padahal pengen banget bisa ikut 😀 ).

 

 

Saya masih belajar menjadi manusia yang bisa bermanfaat untuk sesama, salam kenal dan mari ngobrol :)

2 Comments

  • ratna juwita umri

    bagus sekali tulisannya. ada tidak informsi untuk mahasiswa s2 nya? misalnya seperti apa saja program s2 nya? bagaimana sistem fuul researc dan course work nya? apa kelebihan s2 iium dgn kampus yang lain di malaysia? dll

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *